Posted by Muliardy Banun | Posted in Hikmah Ramadhan | Posted on 16-08-2010
Tags: Hikmah Puasa, Hikmah Ramadhan, Kesaksian Sehelai Bulu Mata
Marhaban Yaa Ramadhan.
Alkisah, pada hari pembalasan kelak, ada seorang hamba Allah sedang diadili. Ia di tuduh bersalah, menyia-nyiakan umurnya di dunia untuk berbuat maksiat. Tetapi ia bersikeras membantah, Tidak. Demi langit dan bumi, sungguh itu tidak benar. Saya tidak melakukan semua itu.
Namun, malaikat berkata, Tetapi, saksi-saksi mengatakan engkau betul-betul telah menjerumuskan dirimu sendiri kedalam dosa. Orang itu menoleh kekiri dan kekanan, lalu ke segenap penjuru. Tetapi anehnya, ia tidak menjumpai seorang saksi pun yang sedang berdiri. Di situ hanya ada dia sendirian.
Makanya ia pun menyanggah, Manakah saksi-saksi yang kau maksud? Disini tidak ada siap-siap kecuali aku dan suaramu.

